Renungan Petang Sabtu, 26 Oktober 2019
Renungan Petang
Sabtu, 26 Oktober 2019
Perkhawinan di Kana
Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!" Yohanes 2:5
Rujukan : Yohanes 2:1-12
Cerita tentang perkhawinan di Kana adalah kisah yang menarik untuk direnungkan. Menarik kerana dalam melaksanakan acara perkawinan itu, rupa-rupanya muncul masalah yang harus diatasi dengan cepat. Masalah itu adalah pengantin lelaki kehabisan anggur untuk para tamu undangannya. Dalam tradisi Yahudi, anggur memainkan peranan yang penting dalam acara perkhawinan.
Ketika kehabisan anggur, orang yang berusaha untuk mencari penyelesaian bukanlah pengantin lelaki yang mengadakan pesta ataupun para pelayan, melainkan ibu Yesus. Satu-satu penyelesaiannya agar anggur tetap tersedia, pesta perkawinan berjalan dengan baik, dan keluarga penhantin lelaki dan wanita tidak harus menanggung malu adalah datang kepada Yesus. Ibu Yesus segera mencari dan mendekati anaknya. Dia meminta agar Yesus menghulurkan tangan untuk membantu menyelesaikan masalah ini. Dalam situasi panik, kelihatan jelas ekspresi keprihatinan ibu Yesus terhadap keadaan yang terjadi pada saat itu.
Namun, apa yang dikatakan Yesus, "Mahu apakah engkau dari padaku ibu? Saatku belum tiba." Yesus hendak mengingatkan ibunya tentang tanggungjawab yang akan dilaksanakannya harus selaras dengan perintah Bapa-Nya. Sebaliknya, ibu Yesus justeru memerintahkan para pelayan untuk mengikut semua arahan yang dikatakan oleh Yesus.
Setelah semua tempayan penuh diisi dengan air, seharusnya ada seseorang yang mencuba rasanya terlebih dahulu sebelum disajikan kepada para tamu undangan. Yang terjadi adalah Yesus memerintahkan para pelayan langsung mencedok dan membawanya kepada pemimpin pesta. Di sini, pemimpin pestalah yang mengecap air biasa telah berubah menjadi anggur.
Kuasa Yesus memang luar biasa. Di sebalik kejayaan perkhawinan itu ada peranan ibu Yesus. Oleh itu, tindakan ibu Yesus harus memotivasi kita untuk terus-menerus berkerja dan mendorong umat untuk tetap percaya dan berharap kepada Allah. Sebab dengan berharap kepada Allah, semua persoalan atau masalah yang dihadapi pasti dapat di atasi dengan baik. Tuhan memberkati!

Ulasan
Catat Ulasan