Renungan Petang Sabtu, 28 September 2019
Renungan Petang
Sabtu, 28 September 2019
Umat Sisa Israel
Suatu sisa akan kembali, sisa Yakub akan bertobat di hadapan Allah yang perkasa. Yesaya 10:21
Rujukan : Yesaya 10:20-27
Kehancuran Israel digambarkan sangat menyedihkan. Pada mulanya Israel digambarkan seperti pasir di tepi laut yang tak terhitung jumlahnya. Rupa-rupanya jumlah itu akan terus-menerus menyusut dan nyaris habis (22). Yang tersisa hanya sedikit sahaja. Umat sisa inilah yang menjadi benih Israel yang baru (21). Umat sisa tersebut terdiri orang-orang yang setia kepada Allah Israel. Mereka tidak takut kepada penindasan yang dilakukan Asyur (24). Sebaliknya, penindasan itu kembali mengingatkan jati diri mereka pada peristiwa pembebasan Allah terhadap moyang mereka di tanah Mesir (26).
Tuhan tidak menganggap semua orang Israel melawan-Nya. Masih ada sekelompok orang, sekalipun jumlahnya sangat kecil, yang memiliki kesetiaan dan pengharapan kepada-Nya. Untuk generasi baru ini, Tuhan mengingatkan kembali peristiwa yang pernah terjadi kepada nenek moyang mereka yang hidup dalam perhambaan di Mesir. Gambaran penderitaan itu pula yang akan mereka alami dari bangsa Asyur, namun Tuhan menghibur dan menguatkan mereka untuk tidak takut dan gentar (24). Tuhan meminta umat-Nya untuk bersabar kerana kemarahan Allah ke atas Asyur akan segera tiba (25).
Bukan peristiwa meninggalkam Mesir yang membuat mereka menyedari akan keperkasaan Tuhan yang mampu menolong umat-Nya berjalan ke Tanah Perjanjian. Sebaliknya salah satu peristiwa yang dicatat berkaitan dengan tongkat-Nya (26) adalah ketika Tuhan membelah Laut Teberau menjadi jalan yang dapat dilalui oleh moyang mereka. Keajaiban yang serupa itu yang akan Tuhan perlihatkan kepada mereka. Walaupun jumlah mereka sangat kecil, Allah tetap memilih untuk memulihkan mereka menjadi umat yang hidup dalam ketaatan dan kekudusan-Nya.
Di akhir zaman ini, begitu ramai orang yang tertarik dan tergoda dengan kehidupan duniawi yang penuh keseronokan tanpa had. Namun di sebalik semua itu masih ada umat percaya yang tetap berpegang pada kebenaran Tuhan. Mereka tetap percaya dan setia walaupun seringkali berhadapan dengan banyak permasalahan. Dan walaupun mereka dianggap ketinggalan zaman kerana masih tetap beriman kepadaNya. Oleh itu, sekalipun kita sudah sedikit jumlahnya di bumi ini, tetaplah setia kepada Kristus. Lakukanlah kehendak Allah agar Kerajaan Allah dapat bersinar melalui kita.
Tuhan memberkati!

Ulasan
Catat Ulasan