Renungan Pagi Khamis, 13 Disember 2018
Renungan Pagi
Khamis, 13 Disember 2018
Mendengar Dan Melakukan
"Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Matius 7:24
Rujuk : Markus 4:1-9
Kadang-kadang untuk menjelaskan sesuatu, kita tidak dapat menggunakan penjelasan secara langsung, melainkan dengan menggunakan bahasa kiasan, ilustrasi atau perumpamaan. Kita ikuti kisah pelayanan Yesus di tepi danau. Hal ini menarik kerana jumlah orang yang mengerumuni Yesus sangat banyak. Terlalu ramai, sehingga tidak ada ruangan yang cukup untuk menampung mereka. Lalu, Yesus naik ke atas perahu mengajar mereka dengan menggunakan banyak perumpamaan.
Dalam perumpamaan, Yesus menggunakan pendekatan dari kisah kehidupan manusia setiap hari untuk menjelaskan hal-hal kebenaran tentang kerajaan Surga. Ada kemungkinan juga Yesus berbicara dalam bentuk perumpamaan kerana kekerasan hati para pendengar (1-2). Dalam kisah ini, ada perumpamaan tentang seorang yang menabur benih di mana benih tersebut jatuh di pinggir jalan, di tanah berbatuan, di tengah semak duri, dan di tanah yang baik (3-8). Hanya benih yang jatuh di tanah subur akan tumbuh dengan baik dan berbuah berlipat kali ganda.
Namun, yang menjadi nasihat utama dalam kisah ini adalah mendengar tentang pemberitaan Firman (9). Tuhan sendiri memberi contoh pelayanan pemberitaan Firman kepada ramai orang. Lokasi dan cara penyampaian disesuaikan dengan keadaan. Pemilihan perumpamaan yang Yesus gunakan sesuai dengan kehidupan masyarakat setempat sehingga mereka tertarik untuk mendengar, walaupun mereka belum tentu memahami sepenuhnya.
Pendekatan seperti ini sangat baik dalam situasi masyarakat yang sedang berkembang. Berita utama di sini adalah mendengar firman Allah yang disampaikan dengan hati yang terbuka. Keterbukaan hati membuat seseorang dapat memahami dan melakukan kehendak Allah. Tetapi sangat menyedihkan apabila pelayanan Firman telah dilakukan dengan sebaik-baiknya, namun tidak ada seorang pun yang memahami apatah lagi melakukan kerana telinga mereka tidak ingin mendengar akan kebenaran Allah.
Dengarkanlah firman Tuhan dan buatlah komitmen untuk melakukannya. Pasti Tuhan memberkati setiap usaha itu.

Ulasan
Catat Ulasan